Pakar Pendidikan Arief Rachman menyebut Mendiang Bacharuddin Jusuf Habibie sempat menitipkan pesan kepadanya sebelum meninggal dunia. Arief menyebut hingga detik-detik terakhir hidupnya, Habibie tetap peduli dengan pendidikan Indonesia.
Habibie juga meminta agar tenaga pendidik tak hanya mengajar, tetapi juga mempertahankan Indonesia dengan pendidikan yang baik agar bangsa tak tercerai berai.
"Waktu saya menengok di (Ruang) Kartika, beberapa saat lalu ketika beliau bisa bicara. Beliau menitipkan supaya bangsa ini tidak tercerai-berai kamu jangan hanya mengajar tapi mendidik, didiklah bangsa ini sebaik-baiknya," kata Arief mengulang ucapan yang dia terima dari Habibie, di RSPAD, Jakarta, Rabu (11/9).
Tak hanya itu, Habibie juga berpesan agar tak ada yang melupakan Pancasila sebagai tioggak kehidupan bangsa Indonesia.
"Jangan lupakan Pancasila, ilmu sebagai tonggak bangsa. Itu yang disampaikan Pak Habibie ke saya," kata dia.
Arief menyebut, sesaat setelah meninggal dunia, Habibie langsung didoakan oleh Presiden Joko Widodo yang kebetulan datang menjenguk bersama putranya.
"Tadi langsung didoakan Pak Jokowi," kata dia.
Sumber : cnnindonesia.com
Habibie juga meminta agar tenaga pendidik tak hanya mengajar, tetapi juga mempertahankan Indonesia dengan pendidikan yang baik agar bangsa tak tercerai berai.
"Waktu saya menengok di (Ruang) Kartika, beberapa saat lalu ketika beliau bisa bicara. Beliau menitipkan supaya bangsa ini tidak tercerai-berai kamu jangan hanya mengajar tapi mendidik, didiklah bangsa ini sebaik-baiknya," kata Arief mengulang ucapan yang dia terima dari Habibie, di RSPAD, Jakarta, Rabu (11/9).
Tak hanya itu, Habibie juga berpesan agar tak ada yang melupakan Pancasila sebagai tioggak kehidupan bangsa Indonesia.
"Jangan lupakan Pancasila, ilmu sebagai tonggak bangsa. Itu yang disampaikan Pak Habibie ke saya," kata dia.
Arief menyebut, sesaat setelah meninggal dunia, Habibie langsung didoakan oleh Presiden Joko Widodo yang kebetulan datang menjenguk bersama putranya.
"Tadi langsung didoakan Pak Jokowi," kata dia.
Sumber : cnnindonesia.com